Apotek UGM Ambil Bagian Dalam Pendampingan Pasien Atresia Bilier


Dalam keseharian apoteker Apotek UGM melayani pasien dengan penyakit yang beragam. Tidak jarang diantaranya terdapat beberapa penyakit langka. Akhir bulan Februari 2017, Kami mendapati seorang anak dengan penyakit Atresia Bilier. Namanya Adiba, seorang anak yang berasal dari Kalimantan Selatan. Adiba dibawa orang tuanya berobat ke RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta karena rumah sakit di daerah tidak memiliki kapabilitas untuk menangani penyakit tersebut.

Lebih dari sekedar pelayanan obat biasa, Kami menawarkan diri untuk mendampingi pasien tersebut mendapatkan jaringan yang luas tentang bagaimana seharusnya pengobatan penyakit Adiba. Dalam waktu kurang dari 3 minggu, Kami telah terhubung dengan yayasan-yayasan nasional yang menangani anak-anak Atresia Bilier. Sampai saat ini, Apotek UGM terus berkoordinasi dengan yayasan-yayasan tersebut untuk mendampingi anak-anak Atresia Bilier dan menyediakan susu formula khusus untuk mereka.

 

Apakah Atresia Bilier?

Kasus ini menimpa 1 diantara 10.000 - 20.000 kelahiran di seluruh dunia. Gangguannya disebabkan oleh buntunya saluran empedu sehingga zat-zat biokimia yang dihasilkan empedu tidak dapat keluar menuju saluran pencernaan. Kebuntuan ini menyebabkan terganggunya fungsi hati hingga sirosis atau pengerasan jaringan hati. Di sisi lain, proses pencernaan beberapa nutrisi yang mengandalkan fungsi empedu juga tidak berfungsi dengan baik. Gangguan pencernaan yang terjadi antara lain gangguan penyerapan lemak serta vitamin A, D, E, dan K.

 

Penyebab Atresia Bilier

Penyakit ini umumnya terdeteksi pada minggu ke-2 hingga minggu ke-4 setelah kelahiran. Pada sebagian kasus, bayi sudah terkena penyakit ini sejak di dalam kandungan. Penyebab pasti penyakit ini belum diketahui, namun mengarah pada dugaan berikut.

  1. Infeksi setelah kelahiran antara lain cytomegalovirus, reovirus, rotavirus, atau infeksi bakteri.
  2. Gangguan sistem imun yang menyerang jaringan hati atau saluran empedu.
  3. Mutasi genetik atau perubahan secara permanen pada struktur gen.
  4. Gangguan hati atau saluran empedu semasa dalam kandungan.
  5. Paparan zat berbahaya.

 

Tanda dan Gejala

Gejala penyakit ini apabila mendapati bayi mengalami warna kuning pada kulit dan mata yang intensitasnya semakin pekat. Warna kuning dapat terjadi pada banyak kelahiran. Namun jika tidak ada gangguan serius, warnanya dapat memudar seiring berjalannya waktu dengan bantuan paparan sinar matahari atau sinar ultraviolet. Selain itu, tanda penyakit ini apabila mendapati warna feces atau BAB-nya keabu-abuan seperti dempul, warna urin atau BAK coklat gelap, serta pertumbuhan yang lambat.

 

Pengobatan

Apabila terdeteksi lebih dini, penderita Atresia Bilier dapat segera mendapatkan operasi Kasai atau pembuatan saluran empedu. Namun hingga saat ini, operasi ini masih belum bisa menjamin kesembuhan pasien. Beberapa pasien yang telah dioperasi Kasai tetap mengalami sirosis hati. Semakin berat kondisinya, semakin besar dan semakin beresiko tindakan pengobatan yang harus ditempuh. Pada kondisi pasien yang mengalami sirosis hati, tidak banyak alternatif pengobatan yang dilakukan. Umumnya alternatif pengobatan yang dilakukan hanya dapat memperlambat perjalanan penyakit, namun secara total tidak menyembuhkan. Rekomendasi yang mungkin ditempuh bagi penderita penyakit ini adalah transplantasi atau cangkok hati.

Sayangnya, Indonesia belum memiliki dokter bedah yang dapat melakukan operasi cangkok hati yang tergolong operasi besar ini. Selama ini, untuk melakukan operasi cangkok hati didatangkan tim bedah dari Jepang dengan biaya yang luar biasa besar.

 

Kini Apotek UGM telah menjadi tim bersama para relawan Atresia Bilier di seluruh Indonesia untuk mensosialisasikan, mendampingi, dan membantu mengarahkan pasien untuk berobat secara tuntas. Semoga usaha ini membuahkan manfaat yang besar bagi masyarakat dan pasien penderita Atresia Bilier.


 

Referensi:

https://www.niddk.nih.gov/health-information/liver-disease/biliary-atresia

 

http://emedicine.medscape.com/article/927029-overview


    




Business Unit

Gama Herbal Indonesia Bergerak dalam produksi obat tradisional dan herbal yang dipasarkan ke seluruh Indonesia.
HEPro GAMA Bergerak dalam produksi alat kesehatan (medical devices).

Contact

Rumah Sehat dan Apotek UGM
Jl. Prof. Dr. Sardjito No. 25 Terban, KecamatanGondokusuman, Kota Yogyakarta, 55223
Telp : +62 274 550783, +62 274 557441
Fax : +62 274 557441
Sms Service : +6287839033666
http://rumahsehatugm.com/